Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Oktober 2013

Hingga Aku tak Tahu Lagi

Rintik itu kembali menyapa nafas yang baru saja terlahir dalam hangatnya pelukan angin malam....
Setiap titik aku menghitung...begitu banyak langkah yang aku lalui..
Ada kalanya aku terhenti pada satu titik...hanya untuk berbagi senyum dan kerinduan...
Ada kalanya aku terhenti sejenak, hanya untuk menatap dan melihat...

Jumat, 13 September 2013

Sejalan itu Masih...

Sejalan itu masih terlihat teduh diantara pepohonan...
Merengkuh indahnya saat menyapa...
Seketika terlihat ada yang tersenyum dan menari...

Jumat, 05 Juli 2013

Senyum itu Telah Tiada

Termenung dalam hempasan laju kereta yang membawaku keluar...
Menatap indahnya dedaunan oleh embun pagi..
Mendengar kicauan alam tentang pahitnya kehidupan...
Tak terhitung berapa jejak tertinggal disana...
Ada senyuman beserta wejangan bijak menyapa...

Rabu, 05 Juni 2013

Hai Masa Laluku...

Hai masa laluku...
Mungkin aku terlalu jahat menyebutmu masa laluku...
Tapi, bukankah begitu?
Berbahagialah...
Karena begitu banyak senyuman yang ada...
Hanya senyuman itu yang membekas...

Selasa, 23 April 2013

Suatu Hari Nanti...


Suatu hari nanti...aku ingin mengatakan...
Betapa indahnya pelangi itu...
Betapa teduhnya senja dikala itu...
Dan betapa ramahnya mentari itu...

Suatu hari nanti...aku ingin mengatakan...
Betapa sesungguhnya senang...saat senyummu itu terukir maya...

Jumat, 15 Maret 2013

Masih Terdiam


Belum ada tujuh kali matahari itu terbit kembali
Menyinari setiap lorong yang kau lewati
Menyinari setiap sudut yang kau tempati
Hanya terdiam
.
Aku tahu seharusnya aku sudah melangkah
Tapi alangkah bodohnya aku masih mencoba duduk sejenak
Bahkan hanya sekedar berdiri

Kamis, 14 Februari 2013

:)

Rindu ini mengalir bersama rintik air hujan yang jatuh tepat di wajahku...entahlah, akankah bermuara di tempatmu???

Selasa, 05 Februari 2013

Maaf :)

Untaian kata merangkai senyuman maya...
Tak terasa malam semakin pekat dan menutupi...
Maaf yaaa....tak bisa berkata-kata lagi...
Terlalu sulit...

Selasa, 29 Januari 2013

Sebatas Tanya

Membaca tulisan indah dan tersenyum
Terbang tinggi
Indahnya saat nanti
Sebatas tanya dihati...
Aku tak tahu apa yang terjadi nanti

Ditulis tahun 2008

Aku Masih Sayang dia

Berusaha diam,
Menutupi ataukah tak ingin tersakiti?
Tak peduli,
Terus berusaha melihat dan mendengar
Tapi berubah...
Terdiam,
Berusaha tetap disisinya dan dihatinya
Menatap...
Ku masih sayang dia

Ditulis tahun 2008

Hanya Memandang dia

Dia yang tersenyum saat aku membuka jendela di pagi hari
Dia yang tersenyum saat aku menatap lepas sang fajar
Dan dia yang tersenyum saat aku bersenandung bersama senja
Dia yang kulihat dekat, tak rasakan jauhnya
Dia yang nyata walau tampak bayangnya
Disini, hanya memandang dia
Sejauh...
Hati tak bicara

Ditulis tahun 2008

Merindukanmu

Rindu ini bagai hujan sepanjang hari
Yang rintiknya dinginkan jiwa
Mengalir tanpa ujung dalam celah hati
Tak bermuara dalam nafas
Dirinya yang tak berujung,
Aku merindukanmu

Ditulis tahun 2008

Senin, 28 Januari 2013

Tatapan Ini...

Tatapan ini...beralih karena kepercayaan...
Memilih satu...sebelas dan dua belas...
Mungkin perlahan aku melepas...
Yang telah diujung mata...
Karena sesungguhnya yang terlebih dahulu ada...
Hanya terpisah jarak...tapi terkadang angin menghubungkan...
Suaranya...senyumannya...jiwanya...
Egois??
Bahkan aku mulai melepas itu semua...
Menata kembali...
Mengukir impian dalam bingkai doa...
Karena sesungguhnya tak hanya sayap kami yang membumbung tinggi...
Tapi semua...darah daging kami...

Selasa, 22 Januari 2013

Tiba-tiba

Tiba-tiba mengusik kesunyian malam...
Hadirnya menyapa lamunan kehampaan...
Apa kabar?
Teringat wajah 1000 tahun cahaya lalu...
Hanya menatap enggan...
Namun terdengar suara...
Sapaan maya terngiang dalam mimpi...
Entah mengapa?
Aku yang terus menelusuri jalan tanpa melihat ke belakang lagi..
Rasanya enggan...untuk apa?!?
Aku mencoba tuk terus berjalan...
Ada yang mendorong, tapi tak terlihat...
Ada yang disamping, tapi tak terlihat...
Rasanya tak boleh enggan lagi...aku harus menoleh!
Untuk apa?
Aku tak mau menyesal...tak apa, meski dia tak menatap...
Atau bisa jadi...suatu saat...

Senin, 07 Januari 2013

Seketika Sunyi Memanggil Kerinduan

Seketika sunyi memanggil kerinduan....
Kembali aku melihat jalan setapak itu...tampak sunyi...
Lihatlah... senyuman itu tercecer disana...
Terus berjalan...
Hembusan angin senja menyapa kenangan-kenangan fajar...
Dingin...merasuk kalbu...
Sarafku seakan ikut membeku...
Hmmmm...andaikan dia tahu...

Jumat, 04 Januari 2013

:) :)

Aku tak mampu berbahasa...jika itu menceritakan dirimu... _WSI_

Kamis, 06 Desember 2012

Terima Kasih... :)

Terima kasih...
Terima kasih karena dalam hidupku masih diberi keempatan mengenal orang sepertimu...
Terima kasih telah menuliskan di buku harianku...
Tentang senyummu, sedihmu, bahagiamu, dan dukamu...

Selasa, 13 November 2012

Terima Kasih... :)


Makasi...makasi udah setahun nemenin aku bertahan...
Makasi...makasi setahun udah mengajarkanku banyak hal...
Makasi...makasi...
Aku gag menutup mataku untuk melihat kenyataan...
Aku gag menutup telingaku untuk mendengarkan...

Senin, 12 November 2012

Seperti Embun... :)


Seperti tetesan embun dipagi hari...
Setiap derap langkah dan lekukan sel saraf ini selalu ada...
Menari dengan indahnya...
Bernyanyi dengan merdunya...
Aku merasakan...
Seperti aku merasakan tetesan air ini...
Sejuk...
Dingin...
Menyimpan ketenangan...
Menarilah kembali dengan senyumanmu...
Karena aku rindu...
Bernyanyilah kembali dengan senyumanmu...
Karena aku damai...
Lihatlah aku...lihatlah aku...
Yang menunggu itu semua...
Di depan matamu...

Selasa, 06 November 2012

Sekali-kali Dengarkan Aku...

Sekali-kali...dengarkan aku...
Ijinkan aku menghirup udara segar diluar jendela...
Aku ingin hidup...aku ingin melihat senyum mereka...
Sekali-kali dengarkan aku...
Aku ingin menutup telinga sejenak...
Dari riuh suara bergema disana...
Sekali-kali dengarkan aku...
Memang itu tak pantas...
Tapi tidakkah kau bisa memahami?
Meski aku sangat mengerti...
Itu tidak boleh terjadi...
Sekali-kali dengarkan aku...
Aku hanya ingin sedikit bernafas...
Dan memandang senyuman itu...